Artikel Jurnal Al Masail Al Fiqhiyyah Allati Ikhtalafa Fiha Majlis Tarjih Muhammadiyah Wa Lajnatu Bahsil Masail Diniyyah Nahdhotil Ulama 'Ma'’l Muqoronati Bil Madzahibil Arbaa'h Fi Kitabi Shalat. Pdf

Download Pdf Klik disini

Mahdi, Ali dan -, Dr. Muhammad Muinudinillah Basri dan -, Dr. Imron rosyadi
  

(2018)

Al Masail Al Fiqhiyyah Allati Ikhtalafa Fiha Majlis Tarjih Muhammadiyah Wa Lajnatu Bahsil Masail Diniyyah Nahdhotil Ulama 'Ma'’l Muqoronati Bil Madzahibil Arbaa'h Fi Kitabi Shalat.

    Skripsi tesis, Universitas Muhahhadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Penelitian ini berfokus pada isu-isu yurisprudensi yang disengketakan oleh Majlis TarihMuhammadiyyah dan LajnahBahsulMasaail, dalam buku doa. Diambil dari Kitab HimpunanPutusanTarjih dan Kitab AhkamulFuqoha '. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang isu-isu yurisprudensi yang disengketakan oleh baik dalam buku doa, penyebab perbedaan pendapat, dan bagaimana pendapat empat imam sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode perbandingan.

Temuan tentang masalah ini adalah bahwa ada sepuluh poin dari masalah yang diperdebatkan: Mengucapkan niat sebelum doa, Teks doa iftitah, Qunutnazilah, Qunutfajar, Qunutwitir, Penambahan lafadzsayyidina dalam doa, Penomoran pada khususnya jamaah dalam shalat Jumat, Jumlah doa rakaat tarawih, Tempat doa ied, dan shalat Jumat Qabliyah. Penyebab perbedaan pendapat antara keduanya dalam buku doa adalah: Perbedaan dalam penghakiman sebuah hadis, Prinsip-prinsip ijtihad menggunakan qiyas, dan Menafsirkan ucapan-ucapan bahasa Arab. Dalam hal ini pendapat Majlis Tarjih sesuai dengan sekolah Hanafi dalam lima masalah, Maliki dalam empat masalah, Syafi'i dalam dua masalah, dan Hanbali dalam tujuh masalah, sementara LajnahBahsulMasail semua pendapat mereka sesuai dengan sekolah Syafi ' saya.

Isu-isu yang diperdebatkan oleh keduanya adalah masalah ijtihadiyyah, oleh karena itu seharusnya tidak menjadi penyebab perpecahan, dan diperbolehkan untuk mendahului orang-orang dari sekolah yang berbeda, tetapi untuk menganggap perbedaan yang dapat diterima tidak menghalangi penjelasan tentang kebenaran, jadi bagi orang yang belajar syar'i, wajib baginya untuk mengikuti pendapat yang dia anggap benar, seperti untuk orang awam adalah wajib baginya untuk mengambil pendapat orang yang dianggapnya paling saleh dan paling waro.

Kata kunci: ikhtilaf, doa, tarjih majlis, dan lajnahbahsulmasail

Tindakan (perlu login)

 Lihat Item Lihat Item

Download Pdf Klik disini

Tinggalkan pesan "Artikel Jurnal Al Masail Al Fiqhiyyah Allati Ikhtalafa Fiha Majlis Tarjih Muhammadiyah Wa Lajnatu Bahsil Masail Diniyyah Nahdhotil Ulama 'Ma'’l Muqoronati Bil Madzahibil Arbaa'h Fi Kitabi Shalat. Pdf"

Penulis: 
    author