Artikel Jurnal Pemikiran Abū NaṢr MuḤammad Al-Fārābī Tentang Kepemimpinan Negara Utama (Riāsah Al-Madīnah Al-FāḌilah) dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam Pdf

Download Pdf Klik disini

Rijal Khoirudin, Ahmad dan -, Dr. Sudarno Shobron, M.Ag dan -, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag
  

(2018)

Pemikiran Abū NaṢr MuḤammad Al-Fārābī Tentang Kepemimpinan Negara Utama (Riāsah Al-Madīnah Al-FāḌilah) dan Aplikasinya Dalam Pendidikan
Agama Islam.

    Skripsi tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  

  

Abstrak

Ada dua komponen penting dalam manajemen negara yaitu keberadaan absolut dari para pemimpin dan masyarakatnya. Kualitas pemimpin di suatu negara didasarkan pada kualitas pendidikan masyarakatnya. Karena proses pendidikan yang berlangsung di lingkup masyarakat menjadi faktor yang menentukan baik orang miskin maupun pemimpin yang baik yang memimpin suatu negara. Wacana kepemimpinan ini menjadi titik utama untuk menjadi tema dalam tema masyarakat pendidikan Indonesia di era ini. Tindakan korupsi, kolusi, nepotisme kepemimpinan oligarki dan apatisme publik dapat mengacu pada kondisi dan kualitas pendidikan kepemimpinan di masyarakat itu. Salah satu tokoh Islam paling menonjol dalam studi politik negara adalah Abū Naṣr Muḥammad bin Muḥammad al-Fārābī. Al-Fārābī adalah seorang filsuf politik dan sarjana Islam yang telah merumuskan konsep negara yang sempurna dan konsep kepemimpinannya yang dikenal sebagai al-Madīnah al-Fāḍilah.
Menurut al-Fārābī, seorang pemimpin dituntut untuk memberikan layanan pendidikan kepada komunitasnya dan membimbing mereka untuk mencapai kebahagiaan bersama. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana gagasan al-Fārāb tentang konsep kepemimpinan negara yang sempurna dan penerapannya dalam pendidikan Islam. Tujuan pendidikan kepemimpinan al-Fārābi dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk membentuk karakter pemimpin dan melengkapi masyarakat dengan wacana teoritis kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji gagasan al-Fārāb tentang konsep kepemimpinan negara yang sempurna, kemudian menerapkan nilai-nilai pendidikan kepemimpinan dalam pendidikan agama Islam, dalam hal ini pada subjek pendidikan Islam di MTs (SMP Islam) dan MA (Sekolah Menengah Atas Islam). Nilai-nilai kepemimpinan pendidikan al-Fārābi diringkas menjadi tiga, iman kepada Allah saja (tauhīd), kerja sama (ta'āwun) dan akhlak mulia (al-akhlāk al-karīmah). Penelitian ini berdasarkan literatur yang mendapatkan metode kualitatif. Ini menggunakan pendekatan filosofis dan politik, untuk menguji pemikiran al-Fārābī dalam keadaan filosofis dan politik. Metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan informasi dengan menganalisis isi informasi yang diperoleh.
Hasilnya membuktikan bahwa secara umum materi agama Islam di tingkat Mts dan MA hanya berisi nilai-nilai atau prinsip-prinsip monoteisme, akhlak mulia atau moralitas dan alias. Dari analisis itu dapat dipahami bahwa pelajaran agama Islam yang dicetak tidak sempurna atau komprehensif, karena pembahasannya tidak mencakup pada berbagai aspek, terutama dalam hal kepemimpinan, yang merupakan masalah besar di Indonesia saat ini. Solusi dari masalah ini adalah menambahkan nilai-nilai pendidikan kepemimpinan al-Farabi ke pelajaran di buku-buku pendidikan agama Islam. Konsep kepemimpinan al-Farabi adalah suatu bentuk integrasi antara prinsip-prinsip iman hanya kepada Allah dan filsafat. Ini berarti secara filosofis, konsep kepemimpinan dapat diterapkan pada subjek agama Islam. Sehingga peserta didik akan mendapat tambahan khazanah ilmiah tentang kepemimpinan, yang nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin yang berkualitas dan dapat berkontribusi dalam memecahkan masalah kepemimpinan dan masyarakat di Indonesia.

Tindakan (perlu login)

 Lihat Item Lihat Item

Download Pdf Klik disini

Tinggalkan pesan "Artikel Jurnal Pemikiran Abū NaṢr MuḤammad Al-Fārābī Tentang Kepemimpinan Negara Utama (Riāsah Al-Madīnah Al-FāḌilah) dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam Pdf"

Penulis: 
    author