Jurnal Tentang PRODUKSI PESAN PADA KELAS BAHASA ISYARAT DI SEKOLAH SEMANGAT TULI YOGYAKARTA

13 views

Download Jurnal Disini

Penelitian ini memiliki studi kasus dalam produksi pesan pada kelas bahasa
isyarat di Sekolah Semangat Tuli Yogyakarta. Namun sebelumnya peneliti akan
membahas mengenai konteks penelitian, yakni komunikasi instruksional sebagai
proses komunikasi yang dipola dan dirancang secara khusus untuk mengubah prilaku
sasaran dalam komunitas tertentu ke arah yang lebih baik (Yusuf 2010, h. 2).
Komunikasi intruksional sebagai konteks penelitian akan mengambil objek penelit ia n
pada kelas pembelajaran bahasa isyarat di Sekolah Semangat Tuli Yogyakarta.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif metode penelit ia n
studi kasus. Studi kasus peneliti pilih karena konteks komunikasi instruksional yang
ada adalah pada konteks kelas informal. Peneliti ingin menganalisis secara intensif
mengenai fenomena yang ada di kelas bahasa isyarat (Cohen & Manion dalam Baxter
2006, h. 104-105). Sekolah Semangat Tuli Yogyakarta memiliki murid yang berasal
dari teman Dengar dan guru yang mengajar adalah Tuli, merupakan suatu keunikan
yang peneliti lihat disini. Terminologi Tuli merupakan kata yang digunakan untuk
orang yang tidak mendengar dan Dengar merupakan kata yang digunakan untuk orang
yang mendengar. Pada penelitian ini, peneliti akan berfokus pada pesan sebagai materi
pembelajaran yang disampaikan dalam kelas bahasa isyarat. Richmond, Wrench, dan
Gorham (2009, h. 4) mengungkapkan bahwa proses komunikasi instruksional di awali
oleh guru yang akan merancang pesan pembelajaran dan menentukan isi pesan yang
ingin disampaikan.
Penelitian ini menemukan bahwa proses komunikasi instruksional dalam kelas
bahasa isyarat di Sekolah Semangat Tuli Yogyakarta memiliki lima komponen seperti
yang diungkapkan oleh Richmond, yaitu guru sebagai komunikator, bahan ajar sebagai
pesan, langkah mengajar sebagai strategi instruksional, murid sebagai komunikan dan
mengukur pemahaman dan evaluasi murid sebagai umpan balik. Pada produksi pesan,
tahapan yang dimiliki oleh Sekolah Semangat Tuli adalah pemilihan dan penentuan
materi bahan ajar, penyesuaian bahasa isyarat materi bahan ajar dengan bahasa isyarat
Yogyakarta, penyusunan materi bahan ajar dalam tiap topik pembelajaran, simulas i
untuk berlatih dan menyamakan makna bahan ajar, serta pengkajian ulang bahasa
isyarat dan bahan ajar. Produksi pesan menjadi penting karena materi bahasa isyarat
yang ada perlu disesuaikan dengan murid yang merupakan teman Dengar dan juga
perlu disesuaikan dengan bahasa isyarat Yogyakarta.

Download Jurnal Disini

Tinggalkan pesan "Jurnal Tentang PRODUKSI PESAN PADA KELAS BAHASA ISYARAT DI SEKOLAH SEMANGAT TULI YOGYAKARTA"

Penulis: 
    author